Hosting adalah "lahan" tempat website Anda berdiri. Pilihan yang keliru bisa membuat website lambat, sering tidak dapat diakses, atau rentan diretas. Berikut tujuh pertimbangan sebelum memilih layanan hosting.
- Lokasi pusat data. Jika mayoritas pengunjung berada di Indonesia, server di dalam negeri atau di kawasan terdekat akan memberi waktu muat lebih cepat dan membantu kepatuhan terhadap regulasi pelindungan data pribadi.
- Jaminan uptime. Perhatikan komitmen ketersediaan layanan (SLA) dan bagaimana kompensasinya jika tidak terpenuhi.
- Sumber daya yang dapat ditingkatkan. Pilih layanan yang memungkinkan penambahan CPU, RAM, dan penyimpanan tanpa migrasi rumit.
- Backup otomatis. Pastikan ada pencadangan terjadwal yang tersimpan di lokasi terpisah, dan uji proses pemulihannya.
- Keamanan. SSL, firewall aplikasi web, pembaruan sistem rutin, dan pemindaian malware adalah standar minimum.
- Dukungan teknis. Cek kanal dan jam layanan dukungan. Untuk website bisnis, dukungan yang responsif sama pentingnya dengan spesifikasi server.
- Biaya total. Bandingkan harga perpanjangan, bukan hanya harga promo tahun pertama, termasuk biaya domain, SSL, dan email.
Shared hosting, VPS, atau managed server?
Shared hosting cocok untuk website profil sederhana. VPS memberi kendali dan performa lebih baik untuk aplikasi yang sedang tumbuh. Sementara managed server ideal bagi perusahaan yang membutuhkan performa tinggi tanpa harus memiliki tim server sendiri.
Butuh rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda? Pelajari layanan cloud dan hosting kami atau hubungi tim kami untuk konsultasi.